she's inspirative...

23.43



tugas 4 softskill bahasa indonesia
nama: ika Amalia S
kelas : 3kb01

sesosok wanita muda nan cantik dipadu padankan dengan hijab yang menambah kecantikannya ini muncul pada pemberitaan-pemberitaan indonesia bahkan innggris. sontak hal ini cukup membuah penasaran banyak wajah yang menontonnya,apa yang jendak dikabarkan dari sesosok wanita cantik dari palestina ini???. pertama saya mendengar beritanya adalah saat saya menonton metro tv,salah satu stasiun tv yang baik dan edukativ menurut saya,ternyata wanita muda dan cantik ini bernama Bashaer othman,ia berasal dari palestina.pada saat saya menonton beritanya itu sudah cukup lumayan lama sekali,karna bisa dikatakan ini bukan berita fress atau baru ini berita lama yang saya coba angkat kembali,terlebih pula saya cukup kagum dengan bashaer ini,intinya yang saya ingat saat melihat berita ini adalah,ia adalah seorang walikota,wow.. walikota?? ia dengan usia nya yang baru menginjak 16 tahun ia sudah bisa memegang jabatan itu,sungguh inspirativ sekali untuk saya,memang masa jabatannya tidak lama,yaitu kurang dari satu tahun,namun terobosan-terobosan yang sudah bisa ia lakukan untuk megaranya selama ia menjadi walikota cukup dapat diperhitungkan,berikut beberapa petika wawancara bashaer dengan majalah republika,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terpilihnya Bashaer Othman sebagai Wali Kota Allar, sebuah kota kecil di wilayah utara Tepi Barat, Palestina, mematik semangat para pemuda-pemudi Palestina. Meski hanya dua bulan menjabat sebagai wali kota, tapi ia telah membangkitkan kepercayaan diri para pemuda.
"Prestasi yang telah saya capai (sebagai wali kota selama dua bulan), di antaranya membangun sebuah pabrik bahan bangunan, membangun taman-taman kota, membuat sistem pertahanan sipil yang lebih aplikatif bagi para pemuda dan remaja, serta membangkitkan kepercayaan diri para pemuda untuk terlibat di kegiatan-kegiatan seperti ini, dari mulai terlibat di organisasi sampai pelatihan kepemimpinan sebagai persiapan untuk menjadi pemimpin di masa depan," papar Bashaer saat berbincang dengan ROL di Jakarta, Jumat (14/9).

Sebagai anak muda, gadis 16 tahun itu mengungkapkan mengapa ia memilih wali kota sebagai jalur perjuangan. "Saya berpikir bahwa memulai segalanya itu adalah dari hal yang kecil terlebih dahulu. Jabatan wali kota di sebuah kota kecil di Palestina adalah hal yang paling dekat di atas organisasi pemuda yang saya pimpin," sebut dia. (baca: Basher Othman: Kami Semua Ingin Hidup Damai).

Kedatangannya ke Jakarta untuk memenuhi undangan World Peace Movement guna menerima penghargaan 'The World Youngest Mayor Award' dari Royal World Records. Bashaer menyatakan, tahun depan dirinya ingin melanjutkan kepemimpinan di sebuah sub yang lebih tinggi. "Seperti menteri, perdana menteri, atau presiden. Saya akan menantang posisi-posisi itu," tukasnya mengakhiri. (baca: Bashaer Othman: Kami Mencintai Palestina).
  
Palestina menunjukkan hubungan baiknya dengan Indonesia sebagai salah satu negara pendukung kemerdekaannya. Kunjungan lima hari (10-15/9) Wali Kota termuda dunia, Bashaer Othman ke Indonesia disebut sebagai bagian dari hubungan baik itu.
Dari sejumlah kunjungan yang dijadwalkan, gadis berusia 15 tahun itu berkesempatan berbicara di sebuah pusat perbelanjaan di bilangan Blok M, Kamis (13/9) siang tadi.Didampingi Dubes Palestina untuk Indonesia Fariz Mehdawi, Bashaer menyebut Indonesia sebagai model untuk pembelajarannya dalam membangun Palestina di masa mendatang.

“Indonesia adalah negara yang memperoleh kemerdekaan setelah berjuang selama lebih dari 300 tahun. Karenanya kami perlu belajar dan berbagi pengalaman dengan pemuda Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, menjadi Wali Kota Allar, sebuah kota berpenduduk 8.000 jiwa di wilayah Tepi Barat Palestina, memberinya pengalaman untuk menatap masa depan Palestina yang merdeka dan damai.

Dihadapan tidak kurang dari 100 tamu, termasuk sejumlah siswa perwakilan beberapa sekolah, Bashaer menyisipkan pesan untuk pemuda Indonesia. Menurutnya, generasi muda harus mandiri untuk mencari peruntungannya. Wali Kota yang tengah duduk di kelas 11 (setingkat SMA kelas 2) itu tertarik dengan dunia politik sejak terpilih menjadi ketua Dewan Pemuda di Palestina.


inspirativ sekali bukan,sesuai dengan misi nya saat datang keindonesia yaitu menjadi inspirator bagi pemuda indonesia,dikala anak muda berfikiran untuk menghabiskan waktu nya untuk ber foya-foya dan bermain dan bermain,namun ia menanggalkna itu semua demi sebuah pengalaman yang tidak akan pernah dapat terbayarkan oleh apapun,maka saya sangat kagum dengan nya. saya pun berpendapat bahwa masa muda itu saat nya menggali potensi diri dan ilmu sebanyak-banyak nya,selagi jiwa dan raga masih dapat menyanggupi, bukan hanya digunakan untuk bersenang-senang dan bermain kesana kemari tanpa ada manfaatnya, sebisa munggkin saya gunakan waktu saya semanfaat mungkin,dengan kegiatan-kegiatan yang memeberi nilai positiv bagi diri ini,dan walaupun ada kalanya tidak ada kegiatan yang dapat dikerjakan di luar, berdiam diri dirumah dan mencari kegiatan didalam nya,jauh lebih bermanfaat ketimbang main dan main tanpa kenal waktu,namun sebagai anak muda dan manusia tetap saya pun berfikiran bahwa main atau refreshing itu perlu, namun tetap pada porsi yang seharusnya,tidak dengan berlebihan.

bashaer ini memang pantas mendapatkan penghargaan The Worlds Youngest Mayor Award, sistem seperti ini mungkin hanya ada di palestina,jika di indonesia ada mungkin cukup seru,jadi kaum muda yang bersungguh-sungguh (bukan main ingin main-main) memegang sebuah jabatan kepemerintahan untuk dapat melatih diri tentang kepeminpinan dan politik yang baik dan benar,dan terutama edukasi untuk menjauhi korupsi yang merajalela saat ini. (ikaamalia)


You Might Also Like

0 komentar

silahkan jika ada saran dan masukan yang membangun...

attention

attention

lets Follow by Email

Translate