catatan akhir ramadhan

19.34


Catatan akhir ramadhan


Kesedihan mendalam mengiringi perginya sang bulan nan suci,bulan dimana banyak orang-orang berlomba saling beribadah dan berbuat baik pada sesama,bulan dimana bisa membangunkan semua dari kita yang biasa tertidur diwaktu malam,kemudian kini rumah menjadi ramai dengan mata2 yang terbangun mengharap keridoan ilahi lewat makan sahur dan tahajudnya.akan kah ditahun depan ada jaminan untuk kita bisa bertemu dengan bulan penuh rahmat ini kembali...???

Dibulan ramadhan tahun lalu dan juga pernah tahun2 sebelumnya,saya diberi keistimewaan dari allah,dengan berpuasa  full 1 bulan dan menjalankan ibadah2 lainnya tanpa ada halangan yang semestinya datang setiap bulannya,kenapa istimewa...karna bagi wanita itu sulit rasanya bisa berpuasa satu bulan penuh karna slalu ada tamu bulanan yang datang,tapi entah kenapa dan bagaimana yang saya alami selama beberapa  tahun yang biasanya tamu itu datang dengan teratur tiap bulan,ketika datang ramadhan tamu itu seakan ditahan dulu sama Allah sampai tiba hari kemenangan,subhanallah...tak henti saya ucapkan syukur dengan kesempatan yang Allah berikan itu, maka seharusnya malu jika seorang laki-laki tidak memanfaatkan bulan ramadhan nya ini dengan baik atau bahkan dengan sengaja tidak berpuasa atau terawih secara full 1 bulan,padahal wanita itu sangat mengharap-harap untuk bisa bermunajat pada allah dibulan suci ini seutuhnya satu bulan penuh, sementara lelaki diluaran sana banyak yang membuang waktunya dengan begitu saja.

Namun hal indah yang seperti itu tidak saya rasakan ditahun ini,dua hari sebelum lebaran yang jatuh tanggal 19 Agustus 12 tamu nya para wanita itu datang, segala perjuangan seakan terhenti sampai disini, keistimewaan itu tak saya dapatkan ditahun ini,maka dari itu beruntunglah seharusnya para lelaki yang diberikan allah sebuah keutamaan dengan selalu dijaga dalam keadaan suci,maka bisa menjalankan ibadah ramadhan ini sebulan penuh. Quran yang seharusnya bisa saya khatam kan tepat pada hari terakhir ramadhan pun kini harus terhenti sejenak untuk saya baca sampai saya kembali lagi dalam keadaan suci seorang wanita,hati ini pun bertambah sedih dan air mata pun mengantarkannya,sebulan penuh pun seandainya saya terus beribadah dan tidak diberi halangan apapun dibulan ramadhan ini amal ibadah saya,dan setumpuk dosa-dosa yang mendarah daging ini belum tentu diterima Allah dan mendapat pengampunan allah,apalagi ibadah yang hanya 27 hari itu, kemana lagi ampunan dan rahmat ini bisa saya cari kalau bukan dibulan ramadhan ini.

namun semua saya coba sikapi dengan berlapang hati,Allah sedang mengajarkan saya tentang penting nya sebuah waktu,jangan pernah menunda-nunda sebuah kebaikan untuk dikerjakan karna sebaik-baiknya perbuatan baik adalah yang disegerakan,sebelumnya mungkin saya terlalu sombong dan yakin bahwa akan bisa berpuasa 1 bulan penuh sebagaimana tahun-tahun sebelumnya,maka saya sedikit bersantai untuk bisa mengkhatam kan quran, lalu kini saya sadar  bahwasannya ia lah yang maha berkehendak atas segala sesuatu di bumi ini bahkan tidak akan jatuh satu daun kering pun dari rantingnya jika tidak atas kehendaknya,manusia hanya bisa berencana dan berikhtiar,keputusan yang terakhir sepenuhnya ada di sisi Allah karna hanya ia lah yang maha Esa dan Kuasa atas segala sesuatu hal apapun,subhanallah.

Namun saya tetap merasa disayang Allah dan diberi keuntungan, ketika wanita lain bahkan bisa tidak berpuasa 7hari atau lebih karna diberi tamu itu ditengah-tengah ramadhan,namun saya hanya diberi bolong 2 hari,karna tamu itu datang ketika akhir ramadhan,alhamdulilah.selalu banyak hal yang Allah ajarkan lewat segala kejadian yang terjadi pada hidup saya dan selalu ia sampaikan dengan cara-cara yang lembut.tamu bulanan wanita mungkin menjadi penghalang wanita untuk melaksanakan  ibadah-ibadah mahdah saya kepada allah tapi bukan untuk terus berdzikir kepada Allah,ini adalah bagian dari qodratullah yang memang dialami wanita jadi latahzan for me J.

Didetik-detik terakhir bulan ramadhan ini saya ingin mengungkapkan kesedihan ini,kesedihan sebagaimana ketika seseorang ditinggalkan orang terkasihnya yang entah akan menjadi selamanya atau hanya sementara,kesedihan yang tiada terhingga,kesedihan yang menguraikan air mata. Maka saya bingung dengan budaya indonesia yang teramat sangat menyambut datang nya lebaran dengan hati gembira,padahal jelas-jelas bulan yang penuh dengan rahmat,ampunan,karomah,dan mulia itu telah pergi meninggalkannya.makannya saya selalu berdoa sangat ikhlas sekali tidak diberi kesempatan untuk merasakan salat ied,ketimbang tidak diberi kesempatan merasakan puasa secara full di bulan ramadhan.memang hari raya idul fitri itu adalah hari raya kemenangan yang seharusnya disambut dengan suka cita dan kegembiraan,namun untuk siapakah maksud dan tujuan kemenangan itu ditujukan, saya yang terkadang salat ied pun masih selalu merasa saya bukan bagian orang yang semestinya merayakan hari idul fitri ini,karna saya belum menang dan melakukan ibadah extra dibulan ramadhan sehingga layak mendapat ampunan Allah dan digolongkan kedalam orang-orang yang berbahagia merayakan kemenangannya di idul fitri.

Dan saya pun sedikit bingung ketika banyak sekali lagu-lagu yang bertemakan menyambut ramadhan namun dinyanyikan dengan nada-nada yang sedih,sedangkan lagu-lagu lebaran selalu dinyanyikan dengan nada-nada gembira apalagi ditambahkan dengan embel-embel baju baru, padahal tuntunannya jelas dalam hadis kalau seharusnya itu berbahagia menyambut ramadhan dan bersedih ditinggalkannya. Tapi insyallah semoga kita itu termasuk yang menang dan layak untuk merayakannya.amin...

Dalam acara chating dengan YM(yusuf mansur) episode 25 ada salah satu ilmu yang saya dapatkan yaitu, tanda-tanda amalan ramadhan kita itu diterima Allah adalah dengan berlanjutnya segala kebiasaan baik kita dibulan ramadhan pada bulan-bulan selanjutnya diluar ramadhan,jika kita dibulan ramadhan biasa tadarus bada shalat,dan setelah ramadhan itu berlalu kita tetap istiqomah menjalankan tadarus itu sebagaimana saat bulan ramadhan,maka insyaallah itu tanda dari Allah bahwa amalan kita itu diterima Allah dan begitu juga seterusnya,tapi tentunya setelah zakat fitrah juga yang kita keluarkan sebelum datang waktu salat ied,karna zakat fitrah itu sebagai pengantar amalan kita,puasa kita,salat kita,dan ibadah lainnya kesisi Allah,dan semoga kita semua tergolong manusia yang setiap ibadahnya dibulan ramadhan kemarin sekecil apapun diterima Allah SWT,amin allahumma amin...

Oia,seperti itu juga tanda-tanda orang yang mendapat lailatul qodar sebagaimana yang saya dengar dari ustad noor Albar pada acara talkshow,bahwa tanda-tanda orang yang mendapat malam lailatul qodar adalah bertambahnya keimanan dan ketaqwaan seseorang bahkan selepas ramadhan,ia semakin giat dan rajin beribadah pada Allah,wah berarti asik banget tuh ya kalau orang menjaga ibadahnya terus sampai diluar ramadhan dan keimanan dan ketaqwaannya ditambahkan oleh Allah swt berarti ia termasuk yang ibadah ramadhannya diterima Allah,sekaligus dapat laililatul qodar pula, malam kemuliaan yang karomahnya barang siapa beribadah pada malam itu,pahalanya sama seperti ia beribadah selama 1000bulan,atau 82 tahun lebih...hmm adakah satu manusia yang bisa menjamin umurnya sampai pada ke82 tahun ibadah terus pula tanpa putus?? Makannnya beruntung banget kalau bisa dapet malam lailatul qodar dan tentunya bagi yang dalam keadaan ibadah,karna sebenernya semua manusia itu pasti bertemu dengan malam lailatul qodar,yang membedakan nya adalah keadaannya,ada yang lagi ngobrol,ada yang lagi main,ada yang lagi nonton tivi,dan kebanyakan si yang lagi tidur,dan mungkin salah satunya si saya,tapi yang mendapat karomah lailatul qodar itu adalah dia yang dalam keadaan malam itu terus beribadah dan bermunajah kepada Allah,subhanallah.....

Dan terakhir saya hanya berharap agar saya dan kita semua itu termasuk yang puasanya, terawehnya, salatnya, sedekahnya, dan semua-mua ibadahnya diterima Allah SWT sekecil apapun itu,syukur-syukur juga termasuk yang mendapat keutamaan lailatul qodar,amien Allahumma amin,.. dan juga saya selalu berdoa,berharap,dan meminta agar bisa terus dipertemukan dalam keadaan sehat dengan ramadhan-ramadhan berikutnya, dan disetiap tahunnya selalu ada peningkatan dalam segi kualitas ibadah tentunya, karna dengan ibadahlah hati menjadi tenang,dan segala urusan menjadi gampang.
Allahumma amin............  :) -ikaamalia-

You Might Also Like

0 komentar

silahkan jika ada saran dan masukan yang membangun...

attention

attention

lets Follow by Email

Translate