13.32

evolusi kesepakatan basel



Basel 1

l    Regulasi keuangan periode tahun 1970 - an dan 1980 - an :
l    Pemberian izin mendirikan lembaga keuangan
l    Pembatasan aktivitas yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan pada masing-masing institusi keuangan
l    Definisi dari rasio-rasio pada neraca dan persyaratan giro wajib nimimum atau menjaga tingkat aktivasi yang harus disediakan dalam obligasi  pemerintah

Munculnya permasalahan
l  Lemahnya bank sentral disebabkan oleh antara lain :
l   Fungsi dari lender of the last resort
l   Masalah krisis likuidasi
l   Krisis solvency

Regulasi
l  Pertengah tahun 1970-an mulai menetapkan pendekatan pada pengawasan dengan prinsip kehati-hatian – prudential supervisor

Prudential supervisor
l  Lembaga keuangan secara signifikansi harus mengukur sendiri performa berdasarkan hasil atau return yang ingin dicapai dan tingkat risiko yang sanggup ditanggung dengan tujuan akhir mencapai return yang diinginkan
l  Era globalisasi terus berkembang, era globalisasi ini telah memasuki pasar uang, pasar modal, dan pasar komoditi yang dalam penerapannya membutuhkan suatu norma prudential yang dapat diberlakukan secara internasional dan dapat diimplementasikan secara konsisten pada semua negara

Penetapan Basel 1
l  Secara internasional dibutuhkan suatu keragaman regulasi secara global atau internasional yang akan menjadi suatu acuan bagi regulator pada masing-masing Negara.
l  Pandangan dan pemikiran ini yang menjadi dasar munculnya kesepakatan Basel – basel accord

Kesepakatan Basel 1
l  Pada tahun 1974 dicetuskan komite basel – the basel committee
l  Fungsi untuk pengawasan dibidang perbankan.
l  pembentukan komite basel diprakarsai oleh gubernur bank sentral the group of ten (G10)

Tujuan utama Pengembangkan Kesepakatan Basel I
l  Meningkatkan kekuatan dan stabilitas dari sistem perbankan internasional
l  Untuk menciptakan kerangka pengukuran kecukupan modal dari bank yang aktif secara internasional
l  Untuk membentuk kerangka yang dapat diaplikasikan secara konsisten dengan berpandangan untuk mengurangi ketidaksertaan dalam persaingan – competitive inqualities – antara bank – bank yang aktif secara internasional.

Konsep Kesepakatan Basel 1
l  Pengukuran kecukupan modal menurut kredit didasari oleh beberapa kalkulasi terdiri dari :
l  Bobot risiko aktiva dan bobot risiko
l  Penyertaan dengan risiko kredit
l  Target rasio modal dan kalklasi modal yang memenuhim syarat
l  Kecukupan hasil pada modal yang memenuhi syarat
l  Struktur modal

Basel 1 dan Amandemen tahun 1996
l  Tahun 1990 muncul masalah risiko pasar
l  Komite Basel mempublikasikan the market risk amendement to the original accord pada bulan Januari 1996 .
l  Komite Basel menganjurkan penggunaan model-model risk based pricing dalam menanggulangi risiko pasar

Komite Basel Mengembangkan Amandemen Risiko Pasar
l  Dengan pendekatan dua jalur – twin track approach, terdiri dari :
l  Metode pengukuran standar – Standardized measurenment method
l  Pendekatan model internal – Internal model approach

Metode Pengukuran Standar
l  Sebuah standarisasi kerangka untuk pengukuran kuantitatif risiko pasar dan kalkulasi modal mendukung adanya kalkulasi risiko pasar yang berlaku bagi semua bank umum
l  Persyaratan kecukupan modal tergantung pada :
l  Risiko suku bunga dan harga ekuitas pada trading book
l  Risiko nilai tukar, logam barharga dan komoditas pada seluruh aktivitas bank
Pendekatan model internal
l  Komite Basel menyarankan bank sentral setiap negara sebagai lembaga yang menyetujui penggunaan pendekatan model internal
l  persyaratan bagi bank umum yang ingin menggunakan model internal
l  Bank harus memiliki staf yang mampu menjalankan sistem yang terkait dengan model internal
l  Bagian terkait harus memiliki infrastruktur electronic data processing – EDP
l  Model agregasi risiko dibuat dengan konsep yang jelas dan dapat diaplikasikan
l  Ketepatan pengukuran dari model agregasi risiko harus dipenuhi

Kelemahan Kesepakatan Basel I
l  Pendekatan portofolio belum diakomodasi
l  Netting belum diizinkan
l  Eksposur risiko pada pada Basel I diregulasi secara samar-samar
l  Pendekatan Basel I memberikan  pembobotan pada bobot risiko aktiva yang sama terhadap semua pinjaman korporat tanpa memperdulikan peringkat kredit dari debitur

Kesepakatan Basel II
l  Dalam the market risk amendement in 1996 mengizinkan bank  menggunakan model internal untuk mengukur risiko kredit.
l  Komite Basel pada tahun 1999 meningkatkan kerja sama dengan bank utama dari Negara anggota dalam mengembangkan kesepakatan modal yang baru (capital accord).
l  Kenal dengan nama Kesepakatan Basel II

Basel II ; Mencapai Tujuan
l  Menggunakan tiga pilar untuk keseimbangan antara modal yang sesuai persyaratan dengan modal ekonomis.
l  Mendorong integrasi pengukuran risiko ke dalam proses manajemen
l  Mencapai sensitivitas risiko kredit yang lebih tinggi
l  Menciptakan flesibilitas dalam memilih pendekatan dalam penetapan modal sesuai dengan persyaratan.

Basel II ; Mencapai Tujuan
l  Membuat metode pengukuran risiko yang dinamis dalam penetapan modal sesuai dengan persyaratan
l  Mengadopsi teknik perhitungan risiko yang lebih canggih untuk diterapkan
l  Menerapkan tambahan modal eksplisit bagi risiko operasional dan risiko lain-lain dan kemudian mengurangi kebutuhan akan adangan modal.
l  Menjaga agar persaingan kebutuhan ekuitas antara bank dan lembaga keuangan lain.

Regulasi Tiga Pilar 

Kesepakatan Basel II
l  Pilar 1 – Kewajiban penyediaan modal minimum
l  Pilar 2 – Tinjauan berdasarkan regulasi
l  Pilar 3 – Disiplin pasar yang efektif

Pilar 1 – Kewajiban penyediaan modal minimum
l  Dalam pilar 1 ini bank diminta untuk mengkalkulasi modal minimum untuk :
l  Risiko kredit
l  Risiko pasar dan
l  Risiko operasional

Pilar 2 – Tinjauan berdasarkan regulasi
l  Mengenai proses tinjauan berdasarkan regulasi  supervisory review yang dimaksud untuk diformalkan oleh pembuat kebijaksanaan dengan berdasarkan pada praktek terbaik (best practice) yang berlangsung
l  Mencakup tinjauan pengawasan yang  mirip dengan pengawasan berdasarkan risiko dari Federal Reserve Board di Amerika Serikat dan Financial Services Authority di Inggris

sumber:modul managemen resiko bank

You Might Also Like

0 komentar

silahkan jika ada saran dan masukan yang membangun...

attention

attention

lets Follow by Email

Translate