15.05


MANAJEMEN PROYEK DAN MANAJEMEN RESIKO

bag 1



Proyek itu....

v Diarahkan untuk memenuhi layanan dan kebutuhan strategis pemerintahan
v Memiliki dukungan kepemilikan
v Memiliki tanggal mulai dan tanggal berakhir yang spesifik
v Ruang lingkup yang terdefinisi dan terdokumentasi
v Memiliki anggaran yang terbatas
v Hasil akhir yang spesifik -- deliverable
v Batasan kualitas
v Dialokasikan sumber daya

Proyek/Proyek TIK untuk?

 v  Alasan – respon atas kebutuhan mendesak
 v  Selaras dengan tujuan, prioritas dan tujuan pemerintah nasional
 v  Meningkatkan layanan
 v  G2G – Government to Government
 v  G2B – Government to Business
 v  G2C – Government to Citizens
 v  Memperbaiki kualitas hidup masyarakat

Apa itu Manajemen Proyek?

Sekumpulan prinsip, praktik, dan teknik yang
digunakan untuk

1memimpin tim proyek dan
2mengatur jadwal proyek, biaya, dan risiko
untuk memberikan kepuasan bagi konsumen.
(Chapman, 1997)


Manajemen Proyek
􀂾 Ruang Lingkup Mencakup semua pekerjaan yang perlu diselesaikan untuk
menyukseskan proyek. Sejumlah perangkat dan teknik seperti definisi
kebutuhan proyek, identifikasi stakeholder utama, identifikasi pendorong proyek,
pengembangan konsep operasional, dan identifikasi external interfaces.
(Mathur)
􀂾 Waktu adalah durasi proyek dan waktu perkiraan penyelesaian pekerjaan.
Perangkat untuk membantu pengaturan waktu diantaranya adalah Gantt charts
schedulers.
􀂾 Biaya – adalah dana yang dialokasikan dan yang akan dikeluarkan untuk
kegiatan, pekerjaan, dan layanan proyek. Manajer proyek harus mengatur dana
dengan baik.
􀂾 Integrasi – adalah koordinasi rencana proyek untuk menyusun dokumen yang
konsisten dan koheren. Juga mencakup identifikasi trade-off diantara tujuan dan
alternatif yang ada untuk memenuhi atau melebihi kebutuhan dan harapan
stakeholder Kualitas – adalah standar, bentuk, fokus pengguna dan kehandalan dari
kinerja proyek yang direncanakan.
􀂾 Sumber Daya Manusia – adalah orang (individu, tim, profesional yang
dikontrak) yang akan terlibat dalam proyek.
􀂾 Komunikasi – adalah pesan yang perlu disampaikan untuk mengatur
perubahan dan harapan.
􀂾 Risiko – istilah kolektif untuk ketidakpastian yang berupa ancaman,
keterbatasan, dan halangan untuk mencapai tujuan dan sasaran proyek.
Risiko dapat bersifat internal atau eksternal. Manajer perlu memastikan
risiko diminimalisir, diredakan atau diangkat demi kemaslahatan proses
proyek.
􀂾 Pengadaan – adalah proses mendapatkan barang dan jasa, infrastruktur
dan perlengkapan yang dibutuhkan oleh proyek untuk mencapai tujuan,
sasaran, dan deliverable.



Praktik Terbaik Manajemen Proyek (MP)

􀂾 Menentukan apa yang harus diselesaikan terkait dengan
waktu, biaya, teknis, dan parameter kualitas kinerja;
􀂾 Membuat rencana, mengimplementasikan rencana dan
memastikan kemajuannya tetap sesuai dengan tujuan;
􀂾 Menggunakan teknik-teknik dan perangkat manajemen
proyek yang tepat untuk merencanakan, mengawasi, dan
menjaga kemajuan;
􀂾 Merekrut tenaga ahli di manajemen proyek yang
bertanggung jawab untuk penyelesaian yang sukses.
􀂾 Memastikan kesesuaian antara tujuan dan prioritas
pembangunan nasional dengan tujuan proyek dan
stakeholder.

Menggunakan teknologi untuk
mendukung manajemen proyek

􀂾 ALAT BANTU UNTUK DOKUMENTASI
􀂾 ALAT BANTU UNTUK PERENCANAAN KERJA
􀂾 ALAT BANTU UNTUK KOMUNIKASI
􀂾 ALAT BANTU UNTUK KOLABORASI
􀂾 ALAT BANTU UNTUK PUBLIKASI






You Might Also Like

0 komentar

silahkan jika ada saran dan masukan yang membangun...

attention

attention

lets Follow by Email

Translate